Selasa, 22 April 2014

Tambah Gemuk Ya ??

Gemuk ???

Pernahkah merasa bahwa belakangan ini baju sering sesak dan tidak cukup ? Bahkan ada beberapa ada yang tidak muat lagi. padahal, menurut kata hari sih semuanya masih sama saja. Tetapi kok tidak muat lagi ya ? apa yang terjadi ? Tambah gemuk ya ?


Pasti itu yang ada dipikiran seseorang ketika menyadari ada yang  berubah dengan tubuhnya. Baju yang tidak muat sering langsung diasumsikan dengan penambahan berat badan.

Rata-rata perempuan memiliki lemak tubuh yang lebih banyak di bandingkan laki-laki. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25 - 30% pada perempuan dan 18-23% pada laki laki. Perempuan umumnya mempunyai lemak tubuh lebih dari 30 % dan laki-laki mempunyai lemak tubuh lebih dari 25 % dianggap memiliki kegemukan atau obesitas.

Seseorang yang memiliki berat badan 20% lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat badannya yang normal dianggap memiliki obesitas. Walaupun bukan penyakit yang langsung mematikan, tetapi penambahan berat badan atau kegemukan adalah Momok yang paling menakutkan bagi sebagian besar orang.

Dikalangan perempuan, kegemukan adalah kondisi yang layak dihindari sekaligus ditakuti. kegemukan sering membuat perempuan ' menyiksa diri ' dengan tidak makan sebagaimana mestinya, tanpa memperhatikan ketentuan, atau aturan kesehatan. akhirnya, bukan berat bada ideal yang didapatkan, tetapi justru berakibat sakit dan kondisi tubuh yang tidak prima.

Sebenarnya dikalangan laki-laki juga muncul kekhawatiran dan kecemasan seperti perempuan. Namun karena kecendrungan laki-laki 'tidak heboh' seperti perempuan maka keluha-keluhan mereka tentang kegemukan sepertinya tertutupi. Berbeda pada perempuan yang lebih sering mengeluh dan panik atas kegemukan yang dialaminya.

Di sisi lain, ada sangat banyak orang yang mengharapkan tubuhnya tetap gemuk, tetapi tetap kurus saja. Makan berbagai makanan dengan porsi yang berlebihan, tetapi badan tidak kunjung naik juga. Walaupun bagi sebagian orang keadaan ini dianggap keuntungan dan berkah, tetapi kondisi tersebut justru harus di waspadai. Bisa jadi orang yang seperti ini mengidap jenis penyakit tertentu sehingga konsumsi makanan tidak dapat di serap tubuh dengan baik.

Selain membuat penampilan tidak bagus lagi, kegemukan juga identik dengan sumber penyakit. Banyak penyakit berbahaya dan mematikan yang di sebabkan oleh kegemukan. Misalnya serangan jantung, kolesterol tinggi, kencing manis dan lain-lain.

Sepanjang waktu, penderita kegemukan harus berhati-hati dan berusaha untuk mengendalikan tingkat kegemukannya. Kalo tidak, dirinya akan semakin gemuk dan semakin banyak penyakit yang siap menyerang.

Seseorang yang lemaknya banyak tertimbun di perut mungkin akan lebih = mudah mengalami berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan kegemukan. Mereka memiliki resiko yang lebih tinggi.

Berbagai cara penanganan kegemukann etlah banyak di teliti dan dilaksanakan, antara lain melalui perubahan gaya hidup, aktivitas fisik, pengaturan pola makan, obat-obatan, operasi,dan pengobatan alternatif dengan cara tradisional sepert detoksifikasi.

Pada saat ini detoksifikasi banyak di minati masyarakat karena tidak ada efek samping dan biayanya relatif terjangkau.

di kutip dari buku ' cara jitu mengatasi kegemukan '
oleh dr. yekti Mumpuni


Tidak ada komentar:

Posting Komentar